Showing posts with label belajar bahasa Inggris. Show all posts
Showing posts with label belajar bahasa Inggris. Show all posts

Sunday, 14 June 2015

35,725 milyar dolar: Bilangan Desimal

Coba perhatikan: 35,725 milyar dolar atau (dalam bahasa Inggris) 35.725 billion dollars.

Bagaimana Anda mengucapkannya?

"Tigapuluh lima koma tujuh ratus duapuluh lima" atau "tigapuluh lima koma tujuh dua lima" milyar dolar?

"Thirty-five point seven hundred twenty-five" atau "thirty-five point seven two five" billion dollars?

Untuk menyampaikan bilangan desimal dengan benar, terutama untuk menyebutkan angka-angka di belakang koma, kita perlu memperhatikan makna angka-angka tersebut.

Sumber Math is Fun

35,725: 3 puluhan, 5 satuan, 7 persepuluhan, 2 perseratusan, dan 5 perseribuan. Makin bertambah angka ke kiri, nilai angka tersebut makin besar, dan sebaliknya setelah koma, makin ke kanan angka tersebut makin kecil.

Jadi, gimana dong ngucapinnya?

Dalam bahasa Indonesia, angka-angka di belakang koma dibaca seperti membaca angka satuannya: "tigapuluh lima koma tujuh dua lima".

Demikian juga dalam bahasa Inggris: "thirty-five point seven two five".

Namun ada cara lain menyampaikan bilangan, contoh:

  • 4.5 (4,5) bisa disebut four point five atau four and a half (karena 0,5 itu sama dengan setengah).
  • 5.02 (5,02) bisa disebut five point zero two atau five and two hundredths (lima koma nol dua atau lima dua-perseratus).

Khusus untuk uang yang sebenarnya bisa dipanjangkan, kalau mau sempurna: "tigapuluh lima milyar tujuh ratus duapuluh lima juta dolar""thirty-five billion seven hundred and twenty-five million dollars"

Nah. Coba dengarkan bagaimana para presenter berita di TV menyebutkan bilangan desimal, apakah mereka menyebutkannya dengan benar?

Referensi: MathisFun.com

Monday, 22 September 2014

Drummer, Singer, dan Trumpeter di antara Guitarist, Bassist, dan Keyboardist

Drummer, singer, trumpeter, guitarist, bassist, dan keyboardist kemungkinan besar berkumpul dalam satu kelompok musik. Tapi, selain alat musik yang dimainkan, tentu saja, apa beda kata-kata tersebut ya? Mengapa yang satu mendapat akhiran -er dan yang lain -ist?

Mari kita pecah kata-kata tersebut menjadi elemen-elemen pembentuknya:

Guitar (noun) + -ist = Guitarist, pemain gitar.

Sing (verb) + -er = Singer, penyanyi.

Trumpet (is it a verb or a noun?) + -er = Trumpeter, peniup trompet.

Bass (noun) + -ist = Bassist, pemain bass.

Drum (is it a verb or a noun?) + -er = Drummer, penabuh drum.

Vocal (noun) + -ist = Vocalist, vokalis. (Apa bedanya dengan singer?)

Anda melihat polanya?

Cara mudah, secara umum, jika kata dasarnya adalah kata kerja, maka gunakan akhiran -er. Jika bingung seperti drum dan trumpet, yang bisa jadi kata kerja atau kata benda, coba bentuk kata tersebut menjadi kata kerja present progressive atau gerund: drum menjadi drumming, trumpet menjadi trumpeting. Jika kata tersebut bisa menjadi kata yang menunjuk satu aktivitas (drumming), maka gunakan -er untuk menunjukkan sang pelaku.

Dalam bidang lain, -er bisa diganti dengan -or. Misalnya to direct - director, to act - actor, to project - projector. Ini untuk kata kerja yang menghasilkan kata benda jika ditambahkan -ion: direction, action, projection, invention, innovation, dan lain-lain.

Ingat, ada yang tidak mengikuti panduan umum di atas. Misalnya tourist (orang yang melakukan tur) dari kata benda tour dan tourer (kendaraan yang digunakan untuk tur) dari kata kerja to tour, atau adventure (noun) menjadi adventurer.

Wednesday, 18 April 2012

Sunday, 15 April 2012

Pendahuluan: Mulailah sekarang!

Berbahasa Inggris dengan baik bisa dibilang susah-susah gampang atau gampang-gampang susah, ya?

Gampang karena hampir semua lini kehidupan kita kini berhadapan dengan bahasa Inggris. Ketika kita keluar rumah, misalnya, lihat saja kiri dan kanan. toko-toko dan papan iklan hampir pasti menyisipkan kata berbahasa Inggris. Menu restoran kini dijelaskan dalam bahasa Inggris. Simak pula siaran televisi kita. Kini judul-judul program televisi berbahasa Inggris. Lagu-lagu berbahasa Inggris juga bisa setiap saat kita nikmati. Tokoh-tokoh publik pun suka menyelipkan istilah-istilah berbahasa Inggris saat berbicara. Dan internet memudahkan kita menjangkau sumber-sumber cerita dan berita berbahasa Inggris.

Susah karena seperti halnya bahasa Indonesia, bahasa Inggris memiliki kosakata dan aturan yang harus dipatuhi agar rangkaian kata atau kalimat yang kita ucapkan atau tulis dapat dimengerti dan bermakna. Aturan-aturan tersebut akan lebih mengikat jika Anda harus menggunakannya dalam situasi lebih formal. Konstruksi bahasa yang buruk akan mempersulit orang untuk memahami maksud Anda.

Jadi, bagaimana cara agar bisa berbahasa Inggris dengan baik?